Informasi

Selamat Datang di Weblog Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Deli Serdang Sebagai Media Informasi Guru

Laman

Kamis, 09 Juni 2011

Hasil-Hasil Pelantikan & Pelatihan IGRA Propinsi Sumatera Utara di Padang Sidempuan dari Tanggal 21 s.d 25 April 2011

1.        Peserta dari IGRA Kabupaten/Kota menginap di PSB MAN 2 Padang Sidempuan.
2.   Pelantikan Pengurus IGRA Propinsi pada malam 22 April tepat pukul 8.30 Wib oleh pengurus IGRA pusat dan disaksikan pak Kabid Mapenda Kanwil Kemenag Propinsi Sumatera Utara & beberapa Pengurus Pimpinan Pusat IGRA dari Jakarta.
3.     Adapun pengurus Deli Serdang yang dipercayakan menjabat di IGRA PW. Propinsi adalah
1.        Kak Sukesih, S.Pd.I sebagai Wakil Sekretaris I
2.        Kak Fitriani, S.Pd.I sebagai Bidang Pendidikan
3.        Kak Khadijah, S.PdI sebagai bidang Organisasi.
4.        Pak M. Rahmat sebagai bidang Organisasi.
5.        Kak Rita Wati, S.Pd.I sebagai bidang Organisasi.
6.        Pak Alwan Syah Putra Hrp, S.Ag sebagai bidang Dana/Usaha dan Sosial
7.        Rudi Sutowo, S.Sos.I sebagai   bidang Dana/Usaha dan Sosial
4.        Stresing Point dari Ketua IGRA Pusat Dra. Hj. Siti Rohani, M.M.Pd adalah :
a.   Organisasi IGRA harus di menej secara terorginisir dengan memakai prinsip-prinsip manajemen modern.
b.   Pengurus IGRA mulai dari wilayah, daerah sampai cabang kecamatan harus memperhatikan symbol-simbol atau lambing-lambang yang ada di organisasi IGRA agar IGRA menjadi organisasi profesi yang berkembang dan besar
c.    Pengurus untuk semua tingkatan  agar membuat program kerja yang lebih focus dalam menata organisasi IGRA.
d.        Pengurus hendaknya memperhatikan masalah Job Description semua lini bidang yang ada dalam tubuh organisasi IGRA.
e.     Pengurus hendaknya melakukan evaluasi program untuk setiap kali ada kegiatan atau program yang dibuat agar bisa diperbaiki kekurangan-kekurangan  yang ada kedepannya.
f.       Pengurus tidak boleh ada DOUBLE JOB karena akan membuat dualisme kepemimpinan dalam mengurusi organisasi IGRA  ini kedepannya.
5.        Untuk menjadi guru RA professional  maka guru RA harus  :
a.         Memahami kebutuhan anak usia Dini
b.         Memiliki cirri-ciri professional.
c.         Memiliki 7 point guru yang memikat
d.        Memahami peran pendidik dalam pembelajaran.
e.         Memahami kesalahan pendidik dalam mendidik anak.
6.       Pembuatan KTSP selayaknya menjadi budaya perilaku sbg sebuah proses yang terus menerus dilakukan oleh sekolah sebagai suatu system pembelajaran yang baku. Sebab KTSP itu sendiri adalah inti dari MANAJEMEN PEMBELAJARAN yang telah di desain sedemikian rupa sehingga semua orang yang berada dalam sekolah mengacu kegiatan pembelajarannya pada KTSP itu sendiri. Mau tau bagaimana sekolah itu secara utuh baik didalam prosesnya (in – put) maupun luar prosesnya (out –putnya)   maka lihatlah konsep KTSP yang dibuat oleh sekolah itu. Untuk lebih lanjut tentang pembuatan KTSP bisa mengundang pengurus IGRA kabupaten Deli serdang. Pengurus siap berbagi atau sharing kepada teman-teman lain. (Hubungi Ketua untuk jadwal sharing).
7.    Untuk setiap pengurus daerah harus melakukan benar-benar yang namanya Program Fundamental Struktural. Artinya, jika ingin IGRA berkembang didaerah masing-masing maka pengurus harus  berani melakukan perubahan cara-cara memulai organisasi dengan benar yakni struktur fundamentalnya harus benar, apa itu ? lakukan RAKERDA, lakukan action, lakukan evaluasi, lakukan proses-proses, lakukan dinamika proses, lakukan manajemen konflik, lakukan koordinasi dari konflik yang ada, lakukan manajemen organisasi horizontal dan vertical, buat aturan yang mengikat, buat kesepakatan bersama (common agenda), buat lobi-lobi politik tingkat tinggi (high class politic), buat MOU dengan sumber daya yang ada. Ikat semua sumber daya itu dalam satu konsep. Konsep dicetak dan menjadi pedoman, Maka lihat 3 tahun lagi  keajaiban apa yang terjadi di IGRA Deli Serdang ?........   

By : Manajemen IGRA Kab. Deli Serdang

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima Kasih Atas Partisipasi Anda